Di tepian Sungai Cikapundung, tepatnya di kawasan Cikalapa, Dago Pojok, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, sekelompok warga membuktikan bahwa sungai yang dulu dipenuhi sampah bisa berubah menjadi ruang publik yang hidup. Mereka menamakan diri Komunitas Cika-Cika, gabungan dari “Cikapundung” dan “cika” — sebutan untuk kunang-kunang, simbol lingkungan yang sehat dan bersih.
Berawal dari Keprihatinan
Komunitas ini didirikan pada 22 Desember 2011 oleh Mamat Rasidi, yang akrab disapa Abah Gopar. Ia mengaku miris melihat kondisi Cikapundung yang saat itu dipenuhi sampah dan nyaris tak terurus. Berbekal keresahan itu, Abah Gopar mengajak warga sekitar untuk mulai turun tangan membersihkan sungai secara swadaya, tanpa menunggu bantuan dari pihak berwenang.
Kegiatan Rutin dan Inovasi
Setiap akhir pekan, anggota Cika-Cika turun ke bantaran sungai untuk membersihkan sampah selama satu hingga dua jam. Selain itu, komunitas ini aktif memberikan edukasi lingkungan kepada anak-anak sekolah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga jenjang yang lebih tinggi, termasuk pengenalan jenis sampah dan uji kualitas air sungai.
Inovasi yang cukup dikenal adalah program pengolahan sampah organik menjadi pakan maggot, yang dikenal dengan nama Imah Maggot Bantaran. Program ini mampu mengolah sampah organik dalam jumlah signifikan setiap hari dan sekitar satu ton per bulan, hasil kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Wanadri. Ada pula Pasar Sisi Walungan (Pasiwa), pasar bertema lingkungan yang menggunakan token dari bahan bambu atau kayu sebagai alat tukar.
Dampak yang Terasa
Selama lebih dari satu dekade beraktivitas, Cika-Cika berhasil mengubah bantaran Cikapundung dari kawasan sepi dan kotor menjadi ruang publik multifungsi yang didatangi pelajar, peneliti, dan komunitas lingkungan lain untuk belajar bersama. Yang membuat perjuangan ini istimewa, kegiatan mereka sepenuhnya bergantung pada waktu dan tenaga sukarela anggota, dengan biaya operasional yang kerap ditanggung sendiri oleh para penggeraknya.
Cara Terlibat
Warga yang ingin ikut membersihkan sungai atau sekadar mengenal lebih jauh kegiatan Cika-Cika dapat mendatangi langsung kawasan Cikalapa, Dago Pojok, terutama pada akhir pekan saat kegiatan bersih-bersih berlangsung, atau menghubungi komunitas melalui laman Facebook Komunitas Cika Cika.




