Langsung ke konten
Selasa, 25 Agustus 2026
Terbaru
SEBAGIAN BENAR

Video Siswa SDN 117 Batununggal Menunggu Wali Kota Berjam-jam

Video Siswa SDN 117 Batununggal Menunggu Wali Kota Berjam-jam

Klaim

Pada akhir November 2025, beredar video di media sosial yang menampilkan siswa-siswi SDN 117 Batununggal, Kota Bandung, duduk dan berjajar di pinggir jalan sambil menunggu kedatangan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Video tersebut viral disertai narasi bahwa anak-anak sekolah sengaja dikerahkan atas perintah Wali Kota untuk berbaris menyambutnya, lalu dibiarkan menunggu berjam-jam tanpa kepastian. Narasi ini memicu kecaman warganet karena dianggap sebagai bentuk mobilisasi anak-anak untuk kepentingan seremonial pejabat.

Fakta

Video yang beredar itu memang nyata terjadi, bukan rekayasa atau video lama yang diklaim ulang. Peristiwanya berlangsung pada Selasa, 25 November 2025, saat siswa SDN 117 Batununggal menunggu di pinggir jalan berharap bisa menyambut Wali Kota. Namun, klaim bahwa penyambutan tersebut merupakan perintah atau sepengetahuan Wali Kota adalah tidak akurat.

Muhammad Farhan langsung memberikan klarifikasi dan permintaan maaf publik begitu video tersebut viral. “Itu miskomunikasi,” kata Farhan, sembari mengaku kaget mengetahui anak-anak sekolah disiapkan untuk menyambutnya. Ia menegaskan bahwa pada hari kejadian, agenda resminya adalah kegiatan Siskamling Siaga Bencana di wilayah Kelurahan Batununggal, bukan kunjungan resmi ke SDN 117 Batununggal.

Berdasarkan penelusuran, sekolah sempat menerima informasi bahwa akan ada peninjauan Wali Kota ke kawasan Buruan Sae yang berada di seberang sekolah. Pihak sekolah lantas berinisiatif menyiapkan siswa untuk menyambut, tanpa ada instruksi resmi dari Wali Kota maupun Pemkot Bandung untuk melibatkan anak-anak. Perubahan agenda pada hari itu diduga tidak dikomunikasikan dengan baik ke pihak sekolah, sehingga guru dan siswa menunggu tanpa kepastian.

Farhan menegaskan Pemkot Bandung tidak pernah memerintahkan pengerahan siswa untuk menyambut pejabat, dan mengikuti instruksi Presiden yang melarang pelibatan anak-anak sekolah sebagai barisan penyambutan dalam bentuk apa pun. “Kami tidak pernah memerintahkan pengerahan. Tidak boleh melibatkan anak-anak,” tegasnya. Pada Jumat, 28 November 2025, Farhan mengunjungi langsung SDN 117 Batununggal untuk menyapa siswa dan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

Kesimpulan: Video siswa menunggu memang benar terjadi, sehingga klaim tersebut tidak bisa disebut sepenuhnya hoaks. Namun tuduhan bahwa Wali Kota Bandung memerintahkan atau sengaja membiarkan anak-anak menunggu adalah keliru — peristiwa ini terjadi akibat miskomunikasi antara pihak sekolah dan jadwal resmi Wali Kota, bukan instruksi dari Wali Kota maupun Pemkot Bandung.

Sumber: Bandung News Photo, Info Bandung Kota