Klaim
Beredar informasi lowongan kerja yang mengatasnamakan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo). Informasi ini disebarkan oleh seseorang berinisial FM yang mengaku sebagai “Head of Educator” di kebun binatang tersebut. Para pencari kerja yang tertarik diminta membayar biaya administrasi dengan kisaran Rp350.000 hingga Rp1.000.000 agar bisa diterima bekerja. Sebagai “bukti” penerimaan, pelaku bahkan membuat surat penerimaan kerja palsu yang mengatasnamakan PT Yayasan Margasatwa Tamansari, badan pengelola resmi Kebun Binatang Bandung.
Fakta
Pihak pengelola Kebun Binatang Bandung mengonfirmasi bahwa mereka sama sekali tidak sedang membuka lowongan kerja pada periode tersebut. “Pihak pengelola Kebun Binatang Bandung mengonfirmasikan saat ini pihaknya tidak membuka lowongan kerja apa pun,” demikian penegasan dari manajemen kebun binatang, sebagaimana dikutip laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (sekarang Kementerian Komunikasi dan Digital).
Modus penipuan ini menjaring sedikitnya 41 korban yang masing-masing menyerahkan uang kepada pelaku, dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Setelah korban mentransfer uang, pelaku mengirimkan surat penerimaan kerja yang tampak meyakinkan karena menggunakan kop dan cap yang meniru identitas resmi pengelola kebun binatang, sehingga banyak korban baru menyadari telah tertipu setelah tidak kunjung dipekerjakan.
Kasus ini turut dikonfirmasi oleh pihak kepolisian melalui laman resmi Tribratanews Polri sebagai penipuan berkedok lowongan kerja yang mengatasnamakan institusi resmi. Baik pihak Kebun Binatang Bandung, Kementerian Komunikasi dan Informatika, maupun kepolisian sepakat menyatakan bahwa informasi lowongan kerja tersebut tidak benar dan merupakan tindak penipuan.
Modus penipuan lowongan kerja berkedok institusi resmi seperti ini tergolong pola lama yang terus berulang di berbagai daerah, memanfaatkan nama besar suatu lembaga agar korban lebih mudah percaya. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi lowongan kerja melalui kanal resmi instansi terkait — misalnya akun media sosial resmi atau situs web resmi — dan tidak pernah mentransfer sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi penerimaan kerja, karena institusi resmi tidak memungut biaya semacam itu dari pelamar.
Kesimpulan: Klaim mengenai lowongan kerja berbayar di Kebun Binatang Bandung adalah tidak benar. Pihak pengelola menegaskan tidak membuka lowongan kerja, dan kasus ini merupakan penipuan yang telah dikonfirmasi oleh pengelola kebun binatang, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta kepolisian.
Sumber: Kominfo.go.id (Saber Hoaks), Tribratanews Polri, Ayo Bandung
