Klaim
Menjelang pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih, beredar sebuah surat yang mengatasnamakan Pemerintah Kota Bandung. Surat itu berisi imbauan sekaligus rekomendasi kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta vendor di Kota Bandung agar berpartisipasi dan menyampaikan ucapan selamat pada momentum pelantikan Muhammad Farhan dan Erwin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih. Surat tersebut menyebar luas melalui pesan berantai WhatsApp dan media sosial pada awal Februari 2025, dan sempat membuat sejumlah pelaku usaha kebingungan karena seolah-olah merupakan instruksi resmi dari Pemkot Bandung.
Fakta
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brilyana, memberikan klarifikasi resmi pada Selasa, 4 Februari 2025 pukul 23.25 WIB. Ia menegaskan bahwa Pemkot Bandung tidak pernah mengeluarkan surat maupun rekomendasi semacam itu kepada vendor atau pelaku usaha mana pun.
“Kami ingin mengklarifikasi bahwa Pemkot Bandung tidak pernah mengeluarkan surat atau rekomendasi kepada vendor mana pun,” kata Yayan, seperti dikutip sejumlah media lokal.
Diskominfo Kota Bandung memastikan dokumen yang beredar tersebut tidak sah dan meminta masyarakat serta pelaku usaha untuk tidak mengindahkannya. Warga atau pelaku usaha yang menerima surat serupa, atau merasa dirugikan karena telanjur mengikuti imbauan dalam surat itu, diminta segera melaporkannya kepada Pemkot Bandung agar dapat ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
Pola penyebaran surat palsu berkedok imbauan resmi seperti ini bukan hal baru dan kerap muncul menjelang momentum politik atau seremonial pemerintahan, memanfaatkan situasi ramai perhatian publik agar surat terlihat meyakinkan. Pemkot Bandung mengimbau warga untuk selalu memverifikasi informasi resmi melalui kanal komunikasi resmi Pemkot Bandung, seperti akun media sosial resmi dan situs bandung.go.id, sebelum mempercayai atau menyebarkan ulang dokumen yang mengatasnamakan pemerintah.
Kesimpulan: Klaim bahwa Pemkot Bandung menerbitkan surat rekomendasi kepada vendor/UMKM untuk mengucapkan selamat kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih adalah tidak benar. Diskominfo Kota Bandung secara resmi membantah dan menyatakan dokumen tersebut hoaks.
Sumber: Fokus Satu, Dobrak.co
