Anggaran belanja Kota Bandung yang disahkan DPRD terus naik empat tahun beruntun, dari Rp5,9 triliun pada 2022 menjadi Rp7,88 triliun pada 2025. Kenaikan paling tajam terjadi antara 2022 ke 2023, saat APBD melonjak Rp1,3 triliun seiring pemulihan ekonomi pascapandemi.
Struktur APBD 2024 misalnya mengalokasikan anggaran belanja Rp7,78 triliun dengan prioritas pada pemerataan mutu layanan pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur, dan penanganan sampah. Sementara APBD 2025 yang ditetapkan Rp7,88 triliun turut mengalokasikan sekitar Rp937 miliar untuk pendidikan dan Rp794 miliar untuk kesehatan.
Perlu dicatat, angka-angka ini adalah anggaran belanja yang ditetapkan (pagu awal) pada saat APBD disahkan setiap akhir tahun untuk tahun anggaran berikutnya, bukan realisasi. Sebagai gambaran, realisasi belanja APBD 2025 setelah APBD Perubahan (naik menjadi pagu Rp8,36 triliun) tercatat mencapai Rp7,49 triliun atau sekitar 89,73 persen, sementara realisasi pendapatan daerah mencapai Rp7,37 triliun atau 95,11 persen dari target.
Tren kenaikan anggaran ini mencerminkan bertambahnya kebutuhan pembiayaan layanan publik di Kota Bandung, mulai dari pendidikan dan kesehatan hingga infrastruktur dan pengelolaan sampah, di tengah tantangan menjaga realisasi pendapatan daerah agar sejalan dengan besaran belanja yang terus membesar.